Rapat Kerja Penyusunan Dokumen

Rapat Kerja Penyusunan Dokumen dilaksanakan oleh Universitas Hang Tuah dalam memenuhi Standart Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi terkait dengan dokumen Statuta, Tugas Fungsi Wewenang dan Tanggungjawab serta Rencana Operasional UHT.

Rapat Kerja di laksanakan di Banyuwangi pada tanggal 21-23 Oktober 2018 dengan jumlah peserta 60 orang, yang terdiri dari Rektor, Wakil Rektor, Dekan/Direktur dan Ka Satker.

Diharapkan dengan updating dokumen di UHT akan meningkatkan upaya UHT menjadi universitas yang memiliki sistem tata pamong yang makin baik dengan standar yang sesuai dengan ketetapan Ristekdikti dan ISO.

 

Workshop Penulisan Buku AJar Ber-ISBN

Pelatihan penulisan buku ajar ber ISBN adalah sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan output tridarma dosen sebagai karya yang dapat dipublikasikan.  Diharapkan akan meningkat semangat untuk menulis dan jumlah buku ajar maupun monograf yang ditulis oleh dosen UHT.

Pelatihan bekerjasama dengan Penerbit Andi Offset Jogjakarta, dilaksanakan pada hari Selasa 10 Juli 2018 di Universitas Hang Tuah.  Manfaat lain adalah memudahkan mahasiswa dalam memahami bahan ajar yang disampaikan oleh dosen dan sebagai syarat dalam mengajukan kenaikan jabatan akademik.

WORKSHOP PENINGKATAN PROFESIONALISME DAN KAPASITAS PENGELOLAAN PENDIDIKAN TINGGI

Workshop Peningkatan Profesionalisme dan Kapasistas Pengelolaan Pendidikan Tinggi dilaksanakan oleh Universitas Hang Tuah bekerjasama dengan Jimly School (Law and Government) pada 19-21 April 2018 di Hotel Elmi Surabaya.  Peserta adalah 25 orang pejabat struktural Universitas Hang Tuah.  Tujuan kegiatan adalah untuk menambah wawasan dan pemahaman mengenai cara-cara mediasi konflik yang bisa terjadi di perguruan tinggi, sehingga dapat dilaksanakan dengan baik.

Materi disampaikan oleh narasumber antara lain : Prof.Dr.Ir. Soeprapto, DEA, Prof. Dr. Suko Wiyono, SH, MH, Prof. Dr. Jimly Ashiddiqie, SH, MH, dan lain-lain.  Tema yang disampaikan antara lain adalah : Peningkatan Tata Pamong PT, Harmonisasi Tata Pamong PT, Urgrnsi Mediasi, Pengantar Sosiologi dan Ham.

 

Workshop Jabatan Fungsional Akademik

Untuk meningkatkan jumlah dosen yang memilik jabatan fungsional akademik, dilakukan workshop pada tanggal 10 April 2018 kepada 35 orang dosen yang belum memiliki jabatan akademik Asisten Ahli.  Narasumber adalah : Dr. drg. Dian Mulawarmanti, MS ; Bpk Dr. Agus Subianto, MS dan Ibu Nurul Rosana, S.Pi, MT.  Materi yang disampaikan pada kegiatan terkait aturan yang digunakan sebagai pedoman pengajuan jabatan fungsional akademik, cara pengajuan dan penghitungan kum dan kesalahan2 apa saja yang sering terjadi.

 

Pengecekan Similarity atau Originality Karya Ilmiah

22 Januari 2018
Yth. Rektor/Ketua/Direktur Perguruan Tinggi Swasta
Kopertis Wilayah VII
Jawa Timur

Menindaklanjuti Surat Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti KemenristekdiktiNomor 1753/D2/KP/2016 tanggal 12 Juli 2016 tentang Pengecekan Karya llmiah Usulan Kenaikan Jabatan/Pangkat Dosen, bersama ini kami sampaikan dengan hormat bahwa dalam rangka menjaga kualitas karya ilmiah usulan jabatan/pangkat dosen ke jenjang Asisten Ahli, Lektor, Lektor Kepala, dan Profesor yang telah dilaksanakan secara on line (daring) maka artikel di jurnal nasional dan internasional maupun paper di konferensi nasional dan internasional agar dilakukan pengecekan similarity atau originality dengan menggunakan perangkat lunak, seperti Turnitin, Ithenticate, Plagiarisma.net versi premium atau lainnya yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hasil pengecekan similarity atau originality tersebut, sebagai pendukung Pernyataan Pengesahan Validasi Karya Ilmiah.

Sumber : Surat Edaran Kopertis 7

SISTEM INFORMASI SUMBERDAYA TERINTEGRASI (SISTER) UNTUK DOSEN

  1. Melalui SISTER, setiap dosen dapat membangun portofolio yang mengkompilasikan seluruh aktivitas tridarma yang pernah dilakukannya.
    Melalui SISTER juga, portofolio tersebut dipakai untuk proses-proses pengembangan karir dosen.
  2. Data yang ada di portofolio dapat diklaim dalam proses penilaian angka kredit, sertifikasi dosen dan proses lainnya. Kemudian asesor / reviewer melakukan penilaian aktivitas dan produk yang telah diklaim tersebut.
  3. Integrasi antara SISTER dengan Pangkalan Data Dikti akan mengurangi beban dosen dalam pengisian portofolio. Semua aktivitas pengajaran tidak perlu diisikan ulang di SISTER.
  4. Data yang diisikan oleh dosen ke dalam SISTER dapat divalidasi oleh kepegawaian PT, pimpinan PT, pimpinan Kopertis, dan Kemenristekdikti. Setelah divalidasi, data-data di dalam SISTER memutakhirkan database PD-Dikti.
  5. SISTER direncanakan sebagai one-stop-service yang melayani seluruh rangkaian portofolio, pemutakhiran data dosen, dan proses-proses terkait karir dosen. Pada akhirnya diharapkan pendokumentasian aktivitas tridarma dan peningkatan karir dosen dapat berjalan lebih mudah, lebih efisien dan lebih memberikan kepastian informasi dengan menggunakan SISTER

Sumber : Edaran Ristekdikti 2018

KARYA ILMIAH DOSEN

Kriteria Karya ilmiah dalam bentuk buku :
1. Isi buku sesuai dengan bidang keilmuan penulis;
2. Merupakan hasil penelitian atau pemikiran yang original.  Kriteria ini yang                     membedakan antara buku referensi/monograf dengan buku ajar;
3. Memiliki ISBN;
4. Tebal paling sedikit 40 (empat puluh) halaman cetak (menurut format UNESCO);
5. Ukuran : standar, 15 x 23 cm;
6. Diterbitkan oleh penerbit Badan Ilmiah/Organisasi/Perguruan Tinggi;
7. Isi tidak menyimpang dari falsafah Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

  1. Buku referensi adalah suatu tulisan dalam bentuk buku yang substansi pembahasannya pada satu bidang ilmu kompetensi penulis. Isi tulisan harus memenuhi syarat-syarat sebuah karya ilmiah yang utuh, yaitu adanya rumusan masalah yang mengandung nilai kebaruan, metodologi pemecahan masalah, dukungan data atau teori mutakhir yang
    lengkap dan jelas, serta ada kesimpulan dan daftar pustaka.
  2. Monograf adalah suatu tulisan ilmiah dalam bentuk buku yang substansi pembahasannya hanya pada satu topik/hal dalam suatu bidang ilmu kompetensi penulis.  Isi tulisan harus memenuhi syarat-syarat sebuah karya ilmiah yang utuh, yaitu adanya rumusan masalah yang mengandung nilai kebaruan (novelty/ies),
    metodologi pemecahan masalah, dukungan data atau teori mutakhir yang lengkap dan jelas, serta ada kesimpulan dan daftar pustaka. Monograf atau buku referensi yang diambil dari disertasi atau tesis tidak dapat dinilai untuk usul kenaikan jabatan akademik/pangkat.
  3. Buku jenis lainnya adalah yang tidak termasuk dalam buku Referensi dan Buku Monograf tetapi tetap mempunyai nilai akademik
    dan memenuhi kaidah ilmiah.

Karya ilmiah berbentuk Jurnal atau berkala ilmiah atau majalah ilmiah :
a. Jurnal nasional
b. Jurnal nasional terakreditasi
c. Jurnal internasional
d. Jurnal internasional bereputasi

Kriteria Jurnal Nasional & Terakreditasi Dikti
1. Karya ilmiah ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan
2. Memiliki ISSN
3. Memiliki terbitan versi online
4. Bertujuan menampung/mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian ilmiah dan                   atau konsep ilmiah dalam disiplin ilmu tertentu
5. Ditujukan kepada masyarakat ilmiah/peneliti yang mempunyai disiplin-                           disiplin keilmuan yang relevan
6. Diterbitkan oleh Penerbit/ Badan Ilmiah/ Organisasi Profesi/OrganisasiKeilmuan/           Perguruan Tinggi dengan unit-unitnya
7. Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia dan atau Bahasa Inggris dengan
abstrak dalam Bahasa Indonesia
8. Memuat karya ilmiah dari penulis yang berasal dari minimal dua institusi                         yang berbeda
9. Mempunyai dewan redaksi/editor yang terdiri dari para ahli dalam bidangnya                 dan berasal dari minimal duainstitusi yang berbeda
10. Jurnal nasional yang memenuhi kriteria pada huruf a sampai huruf j dan terindeks         oleh DOAJ diberi nilai yang lebih tinggi dari jurnal nasional yaitu maksimal 15.
11. Jurnal nasional terakreditasi adalah majalah ilmiah yang memenuhi kriteria sebagai         jurnal nasional dan mendapat status terakreditasi dari Direktorat                                     Jenderal Pendidikan Tinggi dengan masa berlaku hasil akreditasi yang sesuai

Kriteria Jurnal Internasional & Internasional Bereputasi
1. Karya ilmiah yang diterbitkan ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika               keilmuan
2. Memiliki ISSN
3. Ditulis dengan menggunakan bahasa resmi PBB (Arab, Inggris, Perancis, Rusia,           Spanyol dan Tiongkok)
4. Memiliki terbitan versi online
5. Dewan Redaksi (Editorial Board) adalah pakar di bidangnya paling sedikit berasal           dari 4 (empat) negara
6. Artikel ilmiah yang diterbitkan dalam 1 (satu) terbitan paling sedikit penulisnya berasal     dari 4 (empat) negara
7. Terindek oleh database internasional: Web of Science, Scopus, Microsoft Academic     Search, dan/atau laman sesuai dengan pertimbangan Ditjen Dikti                      8. Jurnal internasional bereputasi adalah jurnal yang memenuhi kriteria                              jurnal internasional sebagaimana butir 8 huruf a sampai f, dengan kriteria tambahan      terindek pada Web of Science dan/atau Scopus serta mempunyai faktor dampak          (impact factor) dari ISI Web of Science (Thomson Reuters) atau Scimago Journal        Rank (SJR) mempunyai urutan tertinggi dalam penilaian karya ilmiah dan dinilai            paling tinggi 40.

Kriteria Jurnal Internasional & Internasional Bereputasi
9.  Jurnal yang memenuhi kriteria jurnal internasional pada butir 8 dan terindek oleh            database internasional (Web of Science, Scopus, atau Microsoft Academic Search)      namun belum mempunyai faktor dampak (impact factor) dari ISI Web of Science          (Thomson Reuters) atau Scimago Journal Rank (SJR) dalam penilaian karya ilmiah        dan dinilai paling tinggi 30.
10. Jurnal yang memenuhi kriteria jurnal internasional pada butir 8 yang belum terindek      pada database internasional bereputasi (Web of Science, Scopus, atau Microsoft          AcademicSearch) namun telah terindek pada database internasional seperti DOAJ,        CABI, Copernicus, dan/atau laman sesuai dengan pertimbangan Ditjen Dikti dan            dapat dinilai karya ilmiah paling tinggi 20.

Kriteria Prosiding/Seminar Nasional
1. Memuat makalah lengkap
2. Ditulis dalam Bahasa Indonesia
3. Ada editor yang sesuai dengan bidang ilmunya
4. Memiliki ISBN
5. Diterbitkan oleh lembaga ilmiah yang bereputasi, yaitu organisasi profesi, perguruan       tinggi dan lembaga penelitian

Kriteria Prosiding/Seminar Internasional
1. Ditulis dalam bahasa resmi PBB ( Inggris, Perancis, Rusia, Arab, Cina dan Spanyol)
2. Ada editor yang berasal dari berbagai negara
3. Penulis berasaldari berbagai negara
4. Memiliki ISBN

Kriteria Seminar Nasional
1. Diselenggarakan oleh asosiasi profesi, atau perguruan tinggi dan lembaga ilmiah           yang bereputasi
2. Steering commitee yang terdiri dari para pakar                                           3. Bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Indonesia
4. Pemakalah dan peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi/lembaga ilmiah               lingkup nasional

Kriteria Seminar Intersional
1. Diselenggarakan oleh asosiasi profesi, atau perguruan tinggi dan lembaga ilmiah           yang bereputasi
2. Steering commitee yang terdiri dari para pakar
3. Bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa resmi PBB ( Inggris, Perancis,         Rusia, Arab, Cina dan Spanyol)
4. Pemakalah dan peserta berasal dari berbagai negara (minimal 5 negara)

BEBERAPA HAL PENTING, PERMENRISTEKDIKTI NO 51 TAHUN 2017 TENTANG SERTIFIKASI PENDIDIK UNTUK DOSEN

Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan :
1. Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama                             mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan,           teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan  pengabdian kepada                   masyarakat.

2. Nomor Induk Dosen Nasional yang selanjutnya disingkat dengan NIDN adalah nomor     induk yang diterbitkan oleh Kementerian untuk dosen yang bekerja  penuh waktu dan     tidak sedang menjadi pegawai pada satuan administrasi  pangkal/instansi yang lain.

3. Nomor Induk Dosen Khusus yang selanjutnya disingkat dengan NIDK adalah  nomor       induk yang diterbitkan oleh Kementerian untuk dosen/instruktur yang  bekerja paruh       waktu atau dosen yang bekerja penuh waktu tetapi satuan  administrasi pangkalnya di     instansi lain dan diangkat perguruan tinggi  berdasarkan perjanjian kerja.
4. Sertifikasi Pendidik untuk Dosen yang selanjutnya disebut Sertifikasi Dosen adalah         pemberian sertifikat pendidik untuk Dosen.

dijelaskan bahwa :

(1) Setiap Dosen harus mengikuti Sertifikasi Dosen.
(2) Sertifikasi Dosen  diikuti oleh Dosen yang :
a. memiliki kualifikasi akademik paling rendah Magister  atau setara;
b. memiliki jabatan akademik paling rendah Asisten Ahli; dan
c. berstatus sebagai:
1. Dosen tetap pada Perguruan Tinggi paling sedikit 2 (dua) tahun berturut- turut               dan  memiliki NIDN;
2. dokter pendidik klinis penuh waktu yang memiliki NIDK; atau
3. Dosen paruh waktu yang memiliki NIDK

Sertifikasi Dosen dilaksanakan melalui uji kompetensi dalam bentuk penilaian  portofolio untuk memperoleh sertifikat pendidik.  Penilaian portofolio dilakukan untuk menentukan pengakuan atas kemampuan   profesional Dosen dalam bentuk penilaian terhadap dokumen yang  mendeskripsikan:
a. kualifikasi akademik dan unjuk kerja tridharma Perguruan Tinggi;
b. persepsi dari atasan, rekan sejawat, mahasiswa, dan diri sendiri tentang                       kepemilikan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian; dan
c. pernyataan diri tentang kontribusi Dosen yang bersangkutan dalam pelaksanaan dan     pengembangan tridharma Perguruan Tinggi.

Sertifikasi Dosen dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel.  Sertifikat pendidik berlaku selama pemegang sertifikat pendidik melaksanakan tugas  sebagai Dosen sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan.

Dosen Ber NIDK di Universitas Hang Tuah

Dosen ber NIDK sesuai peraturan dari Ristekdikti adalah kelompok dosen profesional dengan perjanjian kerja yang dapat digunakan di Perguruan Tinggi untuk melaksanakan tridarma PT.  Proses perkuliahan, pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat yang dapat dilakukan oleh dosen profesi ber NIDK dapat menambah kekuatan PT.  Dosen ber NIDK  dapat diperhitungkan dalam nisbah dosen dan mahasiswa, mengajukan jabatan fungsional akademik dan mengikuti program hibah penelitian dan pengabdian masyarakat Ristekdikti.

Dosen profesi yang ber NIDK di UHT berjumlah 17 orang dari Fakultas Kedokteran yang terdiri dari 14 orang dari Prodi Profesi Dokter dan 3 orang dari Prodi Farmasi.